Banyak Bantuan Logistik Belum Sampai, TNI Fokus Bangun Jembatan Bailey di Sejumah Titik Bencana Sumatra

Jakarta, IDM – TNI saat ini fokus membangun jembatan bailey di lokasi terdampak bencana banjir dan longsor Sumatra untuk menghubungkan akses darat.
TNI telah memetakan dan menggelar kekuatan untuk membangun jembatan bailey di sejumlah titik.
“Kami siapkan untuk membantu akses jalur transportasi yang terputus. Seperti di Aceh ada dua titik yang kami bangun, yaitu di Aceh Bireuen dan Aceh Utara,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/12).
Kemudian, jembatan bailey juga sedang dibangun di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, yang saat ini progres pembangunan mencapai 50 persen.
“Kemudian untuk di Sumatra Barat ada berapa titik yang kami akan bangun jembatan bailey ini,” ujar Kapuspen TNI.
Freddy mengatakan, pembangunan jembatan bailey sangat krusial. Banyak bantuan logistik belum sampai ke para korban karena akses darat yang terputus.

Di Kabupaten Bireuen misalnya, putusnya jembatan penghubung antardesa di Desa Ceubrek akibat derasnya banjir membuat akses warga lumpuh total.
Baca Juga: Pesawat Casa dan Helikopter Bell Dipilih TNI AL untuk Jangkau Titik Tanpa Landasan di Aceh–Sumatra
Akibatnya, para Babinsa turun langsung ke sungai membantu warga menyeberang satu per satu, memastikan keselamatan masyarakat di tengah arus yang tidak stabil.
“Pembangunan ini sangat klusial karena memang seperti yang disampaikan tadi, untuk menyalurkan distribusi logistik itu dibutuhkan akses. Beberapa jalur terputus sehingga bantuan itu belum sampai kepada para saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Freddy.
“Oleh karena itu, kami fokus dalam pembangunan jembatan bailey ini,” ujar Kapuspen TNI.
Baca Juga: KSAL Ungkap Alasan Dislambair Berubah Menjadi Satkoppeba
Freddy menyebutkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar menjadi target percepatan dalam misi kemanusiaan di Sumatra.
“Karena mengingat situasi krisis, kemudian seperti yang disampaikan kemarin kebutuhan akan pangan, kebutuhan akan air bersih, kebutuhan akan kesehatan, itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat berdampak,” kata Freddy.
Jembatan bailey yang dibangun menggunakan baja dengan spesifikasi militer atau biasa disebut jembatan baja modular. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































