Bakamla Gelar ASEAN Coast Guard Forum 2024

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) melaksanakan technical expert group meeting of ASEAN Coast Guard Forum (TEGM ACF) 2024 selama dua hari 1-2 Mei 2024 di Yogyakarta.
Adapun sejumlah isu menyangkut eksistensi coast guard se-Asia Tenggara menjadi topik utama pertemuan tersebut.
Baca Juga: Bahas Pendidikan hingga Latihan Bersama, TNI AU Gelar Office Call dengan Commander Pacific Air Force
Sestama Bakamla RI, Laksda TNI Witjaksono berharap agenda yang dihadiri seluruh negara anggota ASEAN ini disetujui sehingga dapat diajukan kepada sekretariat ASEAN.
"Pertemuan ini diadakan guna melanjutkan pembahasan aspek utama untuk formalisasi ACF yang nantinya dapat dituangkan ke dalam dokumen kerja TOR dan Concept Paper," ujar Witjaksono, dikutip dari Bakamla, Kamis (02/05).
Baca Juga: Taifib dan Marinir AS Lakukan Infiltrasi Sungai Tembus Markas Musuh
Selain negara anggota ASEAN, forum ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan Kementerian dan Lembaga seperti Kemenko Polhukam, Kemenko Marves, dan Kemenlu.
ASEAN Coast Guard Forum merupakan kegiatan yang dilakukan seluruh penegak hukum maritim di ASEAN untuk bekerja sama dan berkolaborasi demi terwujudnya keamanan di wilayah perairan kawasan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































