HANKAM

Bakamla Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Kepulauan Riau

Konferensi pers
Konferensi pers penggagalan penyelundupan benih lobster di Kepulauan Riau. (Foto: Dok. Bakamla)

Jakarta, IDM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang tergabung Tim Operasi Khusus (opsus) berhasil menggagalkan penyelundupan benih bening lobster di Perairan Pulau Tandur, Kepulauan Riau, Jumat (25/10).

Mengutip keterangan Bakamla, Minggu (27/10), Kapal Negara (KN) Bintang Laut-401 dikerahkan untuk operasi tersebut. Kronologi kandasnya penyelundupan dimulai dari informasi yang diberikan Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla.

Baca Juga: TNI AL dan Singapura Akan Gelar Patroli Terkoordinasi Indosin 2025

Komandan KN Bintang Laut-401, Letkol Bakamla Andi Christi Mahendra mendapat informasi dari Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI tentang pergerakan kapal high speed craft, mecurigakan yang bergerak dari Pulau Panjang menuju ke arah Selatan.

Ia bersama tim gabungan kemudian bergegas melalukan penyekatan yang dibagi menjadi empat sektor, yakni Pulau Kepala Jerih, Barat Suar Cula, Pulau Temoyong dan perairan Karang Galang.

"Terdapat informasi bahwa HSC tersebut mengangkut benih lobster dan telah masuk ke Pulau Kukup, Malaysia," tulis keterangan Bakamla.

Baca Juga: Penerbang Helikopter Panther Latihan Jelang Pratugas Satgas MTF Lebanon 2025

Setelah penyekatan, tim opsus melaksanakan penyisiran di pulau-pulau sekitar. Sebanyak 41 box berisikan benih lobster ditemukan di bakau Pulau Tandur, yang kemudian dibawa menuju Pangkalan Kanwilsus Bea Cukai Karimun, Kepulauan Riau.

Melansir antaranews.com, temuan box tersebut berisi total 189 ribu benih lobster yang setara dengan Rp19,2 mililar. Ratusan ribu benih lobster kemudian dilepasliarkan di perairan Karimun. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.