Bakamla Bakal Dapat Hibah Kapal dari Amerika Serikat

Jakarta, IDM – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Irvansyah menyebut pihaknya bakal mendapat hibah kapal dari Amerika Serikat. Hal tersebut ia ungkap usai memimpin upacara HUT ke-19 Bakamla di Jakarta, Selasa (14/7).
"Kemudian Amerika juga sudah berjanji, akan memberikan bantuan kapal juga," kata Irvansyah.
Baca Juga: Seskoal Siapkan Ahli Gizi dan Tenaga Dapur Mandiri untuk Distribusi MBG
Ia tidak merinci kapan kapal tersebut bakal memperkuat Bakamla. Namun, ia mengungkap ukuran kapal tersebut tidak sebesar hibah kapal dari Jepang yang dijadwalkan masuk Indonesia pada 2027.
"Kalau dari Jepang ukuran panjang (kapal) itu 85 meter. (Hibah kapal) Amerika mungkin sekitar 38-40 meter, untuk di pesisir," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Irvansyah juga membeberkan pihaknya berencana membangun dua kapal buatan galangan kapal di Batam, Kepulauan Riau. Pengadaan itu akan dilakukan dengan skema Pinjaman Dalam Negeri (PDN).
Baca Juga: Lulusan SMA dan SMK Bisa Daftar Calon Prajurit TNI AL, Berikut Syaratnya
Irvansyah mengakatan pelibatan galangan kapal dalam negeri dilakukannya untuk mendukung kemandirian produksi. Ia memproyeksikan kapal tersebut bisa digunakan pada 2026.
"Melihat usaha galangan kapal di Indonesia yang sudah luar biasa sebenarnya. Haram bagi saya beli dari kapal luar negeri, haram," pungkas Irvansyah. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































