HANKAM

Bahas Program Latihan hingga Pendidikan 2024, TNI AU dan RSAF Gelar Pertemuan Bilateral

Delegasi TNI AU dan RSAF
Delegasi TNI AU dan RSAF saat menggelar Joint Air Force Working Group kedua tahun 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama dengan Angkatan Udara Republik Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) menggelar pertemuan bilateral berupa Joint Air Force Working Group kedua tahun 2023 di Denpasar, Bali, sejak 10 hingga 14 Desember 2023.

Pada momen pertemuan itu, delegasi TNI AU dipimpin oleh Wakil Asops (Waasops) KSAU Marsma TNI Suliono dengan 6 anggota delegasi lainnya. Sementara itu, RSAF mengutus 4 delegasi personelnya yang dipimpin oleh Deputy Head of Air Operations (Strategies & Plans) RSAF, Colonel Benjamin Lee.

Baca Juga: Penerbang TNI AL dan AS Berbagi Wawasan Operasi Maritim hingga Rencana Latihan di ALKI II

“Rapat membahas kerja sama di berbagai bidang, termasuk latihan, kunjungan, dan pendidikan untuk tahun 2024. Beberapa kegiatan yang menjadi fokus pembahasan antara TNI AU dan RSAF adalah Latma Manyar Indopura, Camar Indopura, Fighter Interaction (BFI), serta pelaksanaan air-to-air refueling bagi F-16 TNI AU bersama pesawat tanker MRTT RSAF,” tulis TNI AU yang dikutip dari instagram @militer.udara, Kamis (14/12).

Delegasi TNI AU dan RSAF
(Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Selain itu, delegasi TNI AU juga mendapat pemahaman mendalam mengenai proses perekrutan dan operasional Weapon Safety Officer (WSO) dari RSAF, terutama dalam mengawaki pesawat F-15 RSAF.

Baca Juga: Panglima TNI Lantik 134 Perwira Karier Tenaga Kesehatan

Sejumlah kerja sama tersebut diharapkan dapat membawa manfaat strategis bagi pertahanan udara kedua negara dan mempererat hubungan militer antara Indonesia dan Singapura.

Pada kesempatan yang sama, RSAF juga mengundang keterlibatan Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan pejabat TNI AU dalam Singapore Air Show yang rencananya akan digelar pada Februari 2024 dan beberapa kegiatan kunjungan lainnya antar angkatan udara kedua negara. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.