Badak, Ranpur Roda 6 Buatan Pindad yang Memperkuat Satuan Kavaleri

Jakarta, IDM - Bulan Januari 2023 lalu, Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto resmi menyerahkan kendaraan tempur dan kendaraan taktis buatan PT Pindad kepada TNI AD. Yang menarik, ada satu model kendaraan tempur baru yang memiliki kubah meriam bernama Badak.
Apa kehebatan dari ranpur ini dan bagaimana spesifikasinya?
Baca Juga: Senjata Runduk CheyTac M200, Populer di Dunia Game Namun Tidak di Dunia Nyata
Dilansir situs resmi PT Pindad, Selasa (6/6) Badak adalah kendaraan tempur roda 6 produksi PT Pindad untuk memenuhi kebutuhan operasi TNI dan memperkuat satuan kavaleri.
Ranpur ini dirancang khusus untuk misi pertempuran pada berbagai medan sulit dan sudah teruji untuk dioperasikan pada berbagai kontur wilayah Indonesia.
Badak memiliki dimensi panjang kendaraan sebesar 5,7 meter, lebar 2,7 meter dan tinggi 2,7 meter. Kendaraan ini menggunakan mesin Diesel 6 Silinder Turbo Charger Intercooler bertenaga 340 HP, Badak mampu melaju hingga kecepatan 80km/jam. Dengan bobot 17 Ton, Badak tetap mampu bermanuver secara gesit dengan daya jelajah sejauh 600 kilometer.
Baca Juga: Indonesia-Italia Sepakat Joint Production Kapal Selam Midget, Ini Kecanggihannya
Selain kelebihan dalam mobilisasi, Badak mampu menahan gempuran munisi kaliber kecil melalui proteksi STANAG 4569 level 3 sistem pertahanan anti-balistik dan kaca anti peluru. Ranpur Badak juga memiliki smoke grenade launcher dengan fungsi menciptakan tabir untuk menyamarkan keberadaan dan menutupi pergerakan kendaraan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































