HANKAM

Asops KSAU Saksikan Combat SAR di Lanud Atang Sendjaja

Asops KSAU Saksikan Combat SAR di Lanud Atang Sendjaja
(Dok Dispenau)

Jakarta, IDM - Asops KSAU Marsekal Muda TNI M. Khairil Lubis menyaksikan jalannya latihan Combat SAR yang dilaksanakan di Lanud Ats. Kamis (26/5).

Dalam kegiatan tersebut, Asops KSAU Marsekal Muda TNI M. Khairil Lubis didampingi oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja (Ats) Marsekal Pertama TNI Suliono.

Bertempat di Shelter Skadron Udara 6, Asops KSAU menyaksikan jalannya latihan dengan menggunakan Night Vision Goggles (NVG) serta menyaksikan secara live streaming dari layar televisi yang sudah disiapkan.

Pada kesempatan tersebut, Khairil mengapresiasi jalan latihan yang sudah dilaksanakan selama dua minggu dari pelaksanaan Advance Rocketing sampai Combat SAR.

Seusai menyaksikan jalannya latihan, Asops didampingi Danlanud Ats mengikuti Debrief bersama instruktur dan para siswa. Latihan menggunakan Helikopter Caracal HT-7205, HT-7206 serta Helikopter Super Puma H-3218.

Bertindak selaku Direktur Latihan, Danwing 4 Lanud Ats, Kolonel Pnb Agni Prayogo. (gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.