Asops KSAU Buka Pelatihan MMC 2022

Jakarta, IDM - Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAU) Marsda TNI M. Khairil Lubis mengatakan untuk mewujudkan TNI AU yang disegani di kawasan dan membutuhkan penerbang yang memiliki kualifikasi mission commander.
Hal tersebut dikatakan Lubis secara tertulis dan dibacakan Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Mochammad Untung Suropati pada pembukaan pelatihan Mission Commander Course (MMC) Tahun 2022 di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/5).
“Dibutuhkan perwira-perwira penerbang yang memiliki kualifikasi sebagai mission commander yang mampu memimpin suatu misi operasi udara dengan melibatkan berbagai macam platform pesawat pada suatu war theater,” ucap Lubis.

Selama pelatihan, para peserta dilatih untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi misi operasi udara, mengembangkan taktik, teknik dan prosedur dalam skala besar.
Tidak hanya itu, para peserta juga mendapat pelatihan di bidang kewaspadaan taktis dan kemampuan leadership untuk memimpin suatu misi operasi udara dan melibatkan berbagai jenis pesawat.
Lubis mengimbau kepada seluruh personel yang terlibat dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab, serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Pelatihan MMC diikuti oleh para penerbang dari beberapa skadron udara tempur, angkut dan helikopter yang telah memenuhi persyaratan. (BFM)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































