Asex-01 Natuna: TNI AL Kerahkan Fregat Ringan Multiperan dan Kapal Bantu Rumah Sakit

Jakarta, IDM - TNI AL mempersiapkan dua kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengikuti latihan bersama ASEAN Solidarity Exercise (Asex-01) Natuna, Batam, Senin (18/9).
Dikutip dari Instagram @puspentni, Rabu (20/9), dua KRI itu dikerahkan sebagai wujud diplomasi yang menunjukkan TNI AL selalu siaga (naval present) mengamankan wilayah terluar perairan Indonesia.
Baca Juga: Ini Fakta Hilangnya Pesawat Tempur F-35 AS Saat Latihan
Kedua kapal tersebut adalah KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992. Pada sesi latihan Asex-01 Natuna nanti, kapal ini dijadikan sebagai rumah sakit terapung, karena memiliki perangkat yang setara dengan Rumah Sakit Tipe-C.
Sementara itu, KRI John Lie-358 yang merupakan kapal perang jenis Multi Role Light Frigate (MRLF) juga dikerahkan dalam latihan bersama yang digelar dari 18-23 September ini.
Baca Juga: Gandeng Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Spotdirga TNI AU Gelar ‘Semarak Dirgantara 2023’
Kapal perang dengan berat 1.940 ton, panjang 95 meter, dan lebar 12,8 meter ini memiliki empat mesin Man B&W ruston diesel engine yang dapat menyemburkan tenaga hingga kecepatan mencapai 30 knot dengan daya jelajah 9.000 km.
Asex 01-Natuna pertama kalinya digelar di Indonesia lewat gagasan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Latihan non-militer ini akan menggabungkan patroli gabungan maritim, evakuasi medis serta pencarian dan penyelamatan (SAR). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































