HANKAM

ASELSAN Temui Wamenhan dan Wakasal, RI–Turki Fokus Dorong Modernisasi Alutsista TNI

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto
Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan CEO ASELSAN Ahmet Akyol di kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (21/11). (Foto: Dok. Infohan Setjen Kemhan)

Jakarta, IDM – Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki semakin menguat. Delegasi perusahaan pertahanan Turki, ASELSAN menjalani dua agenda penting di Jakarta, bertemu Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto serta Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya Erwin S. Aldedharma, Jumat (21/11).

Di Kemhan, Donny menerima secara langsung CEO ASELSAN Ahmet Akyol yang hadir bersama jajaran direksi. Pertemuan membahas peluang penguatan kolaborasi industri pertahanan, termasuk sistem elektronika dan teknologi yang telah dimanfaatkan TNI melalui berbagai produk ASELSAN.

Baca Juga: Zeni Bekali Infanteri Marinir Teknik Deteksi Ancaman dalam Latihan Handak

Pada kesempatan tersebut, Donny menegaskan pentingnya sinergi antara mitra internasional dan industri pertahanan nasional.

Wakasal Laksdya Erwin S. Aldedharma
Wakasal Laksdya Erwin S. Aldedharma bertemu CEO ASELSAN Ahmet Akyol di Wisma Elang Laut, Jakarta, Jumat (21/11). (Foto: Dok. Dispenal)

“Kerja sama dengan Turki tak hanya mempercepat modernisasi alutsista TNI, tetapi juga mendukung alih teknologi demi mewujudkan kemandirian industri pertahanan,” ujarnya, dikutip dari keterangan Infohan Kemhan, Sabtu (22/11).

Usai berkunjung ke Kemhan, delegasi ASELSAN bertolak ke Wisma Elang Laut untuk bertemu pihak TNI AL yang dipimpin oleh Erwin. Agenda ini membahas penguatan kerja sama antara TNI AL dan industri pertahanan untuk mendukung modernisasi alutsista hingga peningkatan kemampuan sistem persenjataan.

Baca Juga: Alasan TNI Kirim 68.395 Ribu Prajurit Amankan Aset Strategis Bangka–Morowali

“Pertemuan ini berlangsung hangat dan konstruktif, sekaligus menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral kerja sama pertahanan, khususnya aspek laut antara Indonesia dan Turki,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul dalam keterangannya.

ASELSAN, yang berbasis di Ankara, dikenal sebagai produsen sistem elektronika militer yang banyak dipakai untuk kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional. Sementara itu, TNI AL di bawah kepemimpinan KSAL Laksamana Muhammad Ali terus mendorong modernisasi kekuatan laut sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan maritim Indonesia. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.