Asah Kemampuan Prajurit, Wing Komando III Kopasgat Gelar Latihan Hardha Marutha III.

Dumai, IDM – Wing Komando III Kopasgat menggelar latihan Hardha Marutha III tahun 2022 yang dilaksanakan di Bandara Pinang Kampai Riau. Selasa (23/08).

Latihan ini merupakan latihan puncak setingkat Wing Komando yang dalam latihan ini disimulasikan Satgas Wing Komando III Kopasgat ditugaskan untuk merebut Bandara Pinang Kampai yang dikuasai musuh. Menggunakan 2 pesawat C130 dan 1 Pesawat CN295 ratusan prajurit Wingko III Kopasgat diterjunkan ke daerah sasaran, dengan waktu yang singkat berhasil menguasai Bandara Pinang Kampai dilanjutkan dengan pengendalian dan pertahanan pangkalan.

Komandan Wing Komando III Kopasgat Kolonel Pas Banu Kusworo selaku direktur latihan mengatakan bahwa latihan ini adalah latihan yang rutin dilaksanakan di jajaran Kopasgat bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit, khususnya prajurit Wingko III Kopasgat. Sehingga mampu dihadirkan sesuai fungsi untuk tuntaskan misi dalam menghadapi dinamika yang berkembang secara profesional.

Turut hadir dalam latihan tersebut Asops Kopasgat Kolonel Pas Sonruta Tambunan, Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, Pejabat TNI Polri dan Pejabat Daerah wilayah Dumai. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































