AS dan Indonesia Gelar Dialog Keamanan Ke-21, Sepakat Perkuat Kerja Sama

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) dan Indonesia menggelar Dialog Keamanan ke-21 di Jakarta pada beberapa waktu lalu. Kedua belah pihak meninjau hubungan bilateral keamanan, menyampaikan informasi terbaru terkait aktivitas kerja sama hingga membahas peluang untuk memperkuat kemitraan.
Baca Juga: Prabowo: Banyak Tokoh TNI di Balik Perjuangan Reformasi
“Indonesia dan AS memiliki visi bersama tentang kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Kami merasa bangga menjadi mitra pertahanan terbesar Indonesia dan menantikan perluasan lebih lanjut dalam hubungan pertahanan,” ujar Juru Bicara Kedutaan Besar (Kedubes) AS Jamie Ravetz, dikutip dari keterangan Kedubes AS yang diterima redaksi, Rabu (7/5).
Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Mayor Jenderal Ujang Darwis dan Dr. Andrew Byers selaku Deputi Asisten Menhan AS untuk Asia Selatan dan Asia Tenggara menandatangani kesepakatan untuk mempererat kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan.
Baca Juga: Polri Gandeng TNI Gelar Operasi Berantas Premanisme
Hal ini berdasarkan atas Comprehensive Strategic Partnership dan Defense Cooperation Arrangement tahun 2023 untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemanan beraama, termasuk melalui latihan gabungan multinasional tahunan Super Garuda Shield. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































