Antisipasi Ancaman Udara Modern, TNI AU Luluskan 4 Instruktur Navigator Baru

Jakarta, IDM - Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto Marsma TNI Dedy Susanto, mewakili Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, menutup pendidikan Sekolah Instruktur Navigator (SIN) Angkatan ke-13 yang digelar di Gedung Jupiter, Lanud Adisutijipto, Jumat (1/9).
Pendidikan tahun ini diikuti oleh sebanyak 4 siswa dan Kapten Nav Ichsan Novrizwa Sava terpilih sebagai lulusan terbaik.
Baca Juga: Yonmek Raider 412 Laksanakan Latihan Urban Operation Bersama ADF Battalion 5 RAR
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danlanud Adi Sutjipto, Dankodiklatau berpesan sebagai seorang instruktur nantinya mereka dapat mentransfer ilmu, teknik, pengetahuan serta kemampuan yang dimiliki untuk membimbing dan membina para siswa kelak.

"Tujuannya agar mampu menyerap ilmu yang diberikan, sehingga menjadi perwira navigator yang handal, profesional, militan dan profesional,” pesan Dankodiklatau dikutip dari instagram @militer.udara, Senin (4/9).
Baca Juga: Atasi Krisis Air, Prabowo Resmikan 16 Titik Air Bersih di Maluku Barat Daya
Dankodiklatau turut berharap agar para instruktur navigator yang baru menyelesaikan pendidikannya dapat menjadikan ini sebagai bekal dan motivasi dalam pelaksanaan tugas nanti.
“Keberhasilan yang saudara dapatkan harus dapat diimplementasikan dalam penugasan, terutama dalam perjalanan meniti karier ke depan,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































