Angkut 177 Prajurit, KRI Wahidin Port Visit ke 4 Negara Pasifik Selatan

Jakarta, IDM – TNI AL memberangkatkan 177 personel untuk misi port visit ke 4 negara di kawasan Pasifik Selatan menggunakan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (9/10).
"Tugas yang akan dilaksanakan ini mengemban misi damai yang akan melaksanakan port visit ke negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan yaitu ke negara Solomon, Fiji, Vanuatu dan Papua Nugini. Ini yang pertama," kata Pangkoarmada Laksamana Madya TNI Denih Hendrata saat pelepasan.
Baca Juga: Siap Perkokoh Kekuatan TNI AU, Wakasau Pimpin Rakor Gelar PesawaT A-400M
Satuan tugas port visit yang dipimpin oleh Komandan Satgas Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbianto itu diharapkan dapat memperluas hubungan diplomasi pertahanan dan memperkuat politik bebas aktif Indonesia di kawasan.
Berbagai kegiatan akan dilaksanakan di setiap negara yang disinggahi antara lain distinguished visit, courtesy call, open ship, sport activity, culture program, national reception dan perbaikan fasilitas ibadah oleh prajurit TNI AL.
Baca Juga: Desember 2024, KRI Iskandar Muda Berangkatkan Ratusan Prajurit ke Lebanon
Bekerja sama dengan Kementrian Pertahanan RI dan Kementrian Kesehatan RI, TNI AL juga akan melakukan bakti kesehatan dengan memberi bantuan obat-obatan dan pengobatan gratis. Adapun, pelayaran akan ditempuh selama 48 hari hingga 25 November 2024, dengan rute Jakarta - Sorong - Solomon - Fiji - Vanuatu - Papua Nugini - Sorong.
Dari total 177 personel yang bertugas, 141 diantaranya merupakan ABK KRI dan 36 personel staf satgas yang terdiri dari penyelam, tim protection, dokter umum dan spesialis, pelajar dari Papua dan Dinas Penerangan TNI AL. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































