Kapal bantu rumah sakit KRI Wahidin Sudirohusodo-991 yang membawa satgas Port Visit 2026 sandar di Port Moresby, Papua Nugini, Minggu (25/10). Kedatangan armada TNI AL ini langsung disambut oleh jajaran pejabat pemerintah, petinggi militer, kedutaan besar RI, dan warga lokal.
Kapal bantu rumah sakit TNI Angkatan Laut, KRI Wahidin Sudirohusodo-991, berlabuh di Dermaga Main Wharf, Port Vila, Vanuatu, Jumat (2/10). Kapal perang ini tiba di negara Pasifik tersebut usai menempuh pelayaran selama 10 hari dari Sorong, Papua Barat Daya.
Slogan “Vira Cakti Yudha” (Ksatria yang Tangguh di Medan Laga) terpampang di pintu masuk Museum Divisi Infanteri 2 Kostrad. Menurut pengurus museum, Sersan Mayor (Serma) Rio Handoko, slogan ini bukan hanya tulisan belaka namun sudah dibuktikan para prajurit. “Keberhasilan operasi Trisula hingga Timor-Timur menjadi bukti slogan itu melekat di dada para prajurit Divif 2 Kostrad,” kata Rio saat ditemui di Museum Divisi Infanteri 2 Kostrad. Di dalam museum, Rio mengisahkan salah satu keberhasilan operasi yang terus melekat dan menjadi pemantik nasionalisme para prajurit adalah Operasi Trisula. Operasi ini digelar di periode tahun 1968 untuk menumpas sisa-sisa gerilyawan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disinyalir ingin menghancurkan kedaulatan NKRI. “Operasi Trisula digelar pada tahun 1968, di Blitar, Jawa Timur untuk menumpas PKI. Operasi ini dijalankan oleh Brigif 18 Trisula dan dipimpin oleh Komandan Satuan Penugasan, Kolonel Infanteri Witarmin,” kata Rio sambil menunjuk diaroma operasi Trisula yang terpampang di museum.
TNI AL bersiap kembali memberangkatkan armada kapal perang dalam misi diplomasi maritim ke kawasan Pasifik dan Oseania. Pelayaran muhibah (port visit) kali ini menjadi misi ketiga yang dikerahkan oleh matra laut ke wilayah tersebut.
Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada III tidak membiarkan waktu sandar terbuang percuma. Mereka menggembleng personel KRI Wahidin Sudirohusodo-991 menggunakan teknologi simulator canggih demi mencegah potensi kecelakaan di laut.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya Denih Hendrata, turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Kepulauan Siau, Sulawesi Utara, Selasa (13/1), menggunakan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 sebagai kapal rumah sakit untuk mendukung bantuan cepat tanggap.
Kapal Bantu Rumah Sakit TNI AL, KRI Wahidin Sudirohusodo-991 tiba dan sandar di dermaga Lama T-Wharf, Port Moresby, Papua Nugini Minggu (14/9) dalam rangka misi diplomasi RI ke wilayah Pasifik Selatan.
TNI AL mengirimkan dua kapal perang dalam Satgas Port Visit 2025 ke Papua Nugini. KRI Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI RE Martadinata-331 berlayar dari Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (9/9).
TNI AL melepas keberangkatan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 beserta 177 personel ke 4 negara di Pasifik Selatan, di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (9/10).
Sejumlah personel TNI Angkatan Laut (AL) melambaikan tangan mereka, saat melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Port Visit 2024 dengan menggunakan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Rabu, (9/10).