HANKAM

Amankan WWF di Bali, TNI Kerahkan Sejumlah Alutsista

KRI Banjarmasin
KRI Banjarmasin-592 membawa sejumlah rantis menuju Bali. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Mabes TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mengamankan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung sepanjang 18-26 Mei 2024 di Bali.

Beberapa yang disiapkan adalah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang digunakan untuk menangkut puluhan kendaraan teknis (rantis) berlapis baja dan motor kawal bertenaga listrik.

Adapun sejumlah jenis rantis yang diangkut di antaranya kendaraan khusus (ransus) CBRNE Sprinter 516; ransus Lidik Kizi Nubika; kendaraan tempur (ranpur) Anoa; (ransus Jihandak Ivader+ Bom Trailer; motor listrik untuk Polisi Militer (POM). Selain itu juga ada sea rider.

Baca Juga: TNI AU Raih Penghargaan atas Respons Cepat Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Luwu

Puluhan kendaraan ini diangkut usai tiba di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (11/5). Seluruh rantis dan motor itu diperkirakan tiba di pelabuhan Tanjung Benoa, Bali pada Rabu (14/5).

Kapuspen TNI selaku Komandan Satgas Penerangan Kogabpadpam VVIP WWF, Mayjen TNI Nugraha Gumilar menjelaskan setidaknya ada 4 KRI yang dilibatkan.

"Rantis dan motor kawal ini akan dibawa menggunakan empat KRI milik TNI AL, yakni KRI Banjarmasin-592, KRI Makassar-590, KRI Banda Aceh-593 dan KRI Teluk Bintuni-520," jelas Nugraha, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Minggu (12/5).

Baca Juga: TNI AU dan TUDM Akan Gelar Patroli Udara Bersama dengan Pesawat Tempur F-16 hingga F-18

Selain KRI, Nugraha menyebut pihaknya juga menyiapkan pesawat untuk menekan potensi dampak yang muncul akibat gejala alam.

“Alutsista yang ada seperti pesawat untuk persiapan kalau ada evakuasi ada bencana alam atau erupsi gunung," ujarnya.

"Pengamanan di laut juga kita siapkan kapal-kapal kita kerahkan. KRI-KRI dikerahkan di Selat Bali dan Selat Lombok," sambung Nugraha. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.