Amankan 6 PMI Ilegal, Pimpinan TNI AD Apresiasi Satgas Yonarmed 19/105 Trk

Jakarta, IDM - Satuan tugas (Satgas) Yonarmed 10/105 Tarik Bogani berhasil mengamankan enam pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (13/6).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menjelaskan pihaknya sudah mengetahui indetitas dari ke enam pekerja migran Indonesia yakni DR (27), FRM (21), AM (29), YPN (25), AM (21) dan MT (35). Penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan anggota satgas yang pada saat itu sedang bertugas dan melihat gerak-gerik ke enam orang tersebut sangat mencurigakan.

Kecurigaan tersebut terbukti pada saat diperiksa dan ke enam orang tersebut tidak bisa menunjukkan dokumen resmi. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, ke enam PMI itu telah diserahkan oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo ke pihak Imigrasi.
Tak hanya itu, Tatang juga mengatakan kepekaan personel satgas dalam menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan dari segala bentuk upaya ancaman kedaulatan NKRI telah mendapatkan apresiasi dari pimpinan TNI Angkatan Darat.
“Pimpinan TNI AD mengapresiasi keberhasilan satgas dalam menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan yang tidak kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan NKRI,” kata Tatang. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































