HANKAM

Aksi Personel Kopasgat TNI AU dan US AFSOC Lakukan Military Free Fall dan Static Line

Kopasgat
Personel Kopasgat TNI AU dan US AFSOC yang tengah bersiap sebelum melakukan Military Free Fall dan Static Line. (Foto: Dok. @kopasgat_tniau)

Jakarta, IDM - Latihan bersama (Latma) antara personel Kopagsat TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan US Air Force Special Operations Command (US AFSOC) yang bertajuk Joint Combined Exercise Training (JCET) Teak Spear Iron 2023 kini telah memasuki tahap praktek Military Free Fall (MFF) dan Static Line (SL).

Fase latihan ini merupakan aplikasi lapangan dari sejumlah materi yang telah didapat oleh para peserta beberapa hari sebelumnya. Dengan mengerahkan pesawat C-130 milik US AFSOC, MFF dan SL dilakukan dengan drop zone yang berada di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (3/2).

Melansir keterangan Penerangan Kopasgat TNI AU dalam akun Instagram resmi mereka @kopasgat_tniau_, Sabtu (4/2), dalam implementasinya, MFF dan SL diawali dengan briefing penerjunan, kemudian disusul dengan drill dan persiapan dari US AFSCOC serta personel Kopasgat wilayah Malang, yakni Yonko 464 dan Dematra 2 Kopasgat.

Kopasgat
Aksi peserta Latma Teak Spear Iron 2023 saat melakukan MFF. (Foto: Dok. @kopasgat_tniau)

“Terjun statik melalui ramp door bukan hal baru bagi kita. Namun, kemampuan untuk melakukan terjun statik perlu selalu diasah dan di refresh. Untuk itu, manfaatkan peluang (latihan) ini dengan baik. Yakin pada kemampuan sendiri dan tetap jaga keselamatan (safety),” pesan Komandan Batalyon Komando 464 Kopasgat, Letkol Pas Puthut yang bertindak selaku Exercise Commander dalam latihan kali ini.

Latma Teak Spear Iron merupakan latihan regular yang digelar setiap tahun dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan unit pasukan khusus Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Dalam penyelenggaraan tahun ini, Teak Spear Iron 2023 juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama, persahabatan dan kohesivitas antara kedua unit.

Baca: Jepang Ingin Kerahkan Pasukan Lintas Udara dan Amfibi di Latma Super Garuda Shield 2023

Nantinya, para personel pasukan khusus kedua negara dapat saling bertukar atau berbagi pengetahuan, pengalaman, teknik dan taktik seperti tactical combat casually care, jungle tactical, high angle rescue, vertical wind tunnel, military free fall, dan air ground to integration. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.