HANKAM

Penyelam TNI AL dan Korea Selatan Latihan Heliox hingga Evakuasi Black Box di Kepulauan Seribu

penyelam
Puluhan penyelam yang terbagi dari TNI AL dan Angkatan Laut Korea Selatan, terlibat latihan bersama di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Senin (3/11). (Foto: Dok. Koarmada I)

Jakarta, IDM – Penyelam TNI AL dan Angkatan Laut Korea Selatan terlibat latihan penyelaman (Dive Exercise) 2025. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Komandan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) Koarmada RI Laksamana Pertama Liber Sihombing, di Jakarta, Senin (3/11).

Latihan gabungan ini akan berlangsung di sekitar perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Tim Kesehatan Kostrad Selamatkan Prajurit dari Ledakan Ranjau

“Dive exercise melibatkan 26 penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I dan 14 penyelam dari Angkatan Laut Korea Selatan,” ujar Liber, dikutip dari keterangan Koarmada I, Selasa (4/11).

Selama latihan, para penyelam dijadwalkan melaksanakan berbagai skenario operasi bawah air, mulai dari teknik penyelaman heliox, prosedur dekompresi, hingga simulasi evakuasi black box dan pengangkatan benda menggunakan lifting bag.

Adapun gas heliox dipakai untuk penyelaman dalam, sementara prosedur dekompresi dan lifting bag membantu proses naik ke permukaan serta pengangkatan benda dari dasar laut.

Baca Juga: TNI AL Siap Bangun Dua Koarmada Baru, Markasnya di Kalimantan Timur dan Ambon

Liber menjelaskan, latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan interoperabilitas penyelam militer kedua negara, sekaligus mempererat hubungan kerja sama TNI AL dan Angkatan Laut Korea Selatan dalam rangka mendukung stabilitas keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik.

"Pelaksanaan latihan ini juga menjadi wujud nyata komitmen kedua angkatan laut dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang operasi bawah air serta berbagi pengalaman dalam teknik penyelaman militer modern,” pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.