HANKAM

Aksi Pasukan Spartan Denhanud 477 Kopasgat Amankan Pulau Natuna dari Gangguan Musuh

Kopasgat
Meriam Revolver Gun Oerlikon Skyshield Denhanud 477 Kopasgat yang disiagakan di wilayah Lanud Raden Sadjad dan dikerahkan dalam latihan satuan “Kunta Sakti”. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Jakarta, IDM - Radar yang dioperasikan oleh Satuan Radar (Satrad) 212 Rinai mendeteksi satu unit pesawat tempur asing F-18 Hornet bersenjata lengkap yang bergerak mendekati wilayah NKRI.

Merespons gangguan tersebut, Skadron Udara 52 mengerahkan pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dan berhasil menembak jatuh pesawat F-18 di perairan Natuna.

Gangguan tidak berhenti sampai di situ lantaran pesawat tempur asing lainnya kembali dideteksi mendekati wilayah Natuna. Kali ini, pesawat asing tersebut berjenis F-16 Fighting Falcon.

Baca Juga: Hadiri ANZAC Day, Prabowo Jalin Hubungan Pertahanan dengan Australia-Selandia Baru

Para prajurit Denhanud 477 Kopasgat juga berhasil menembak jatuh pesawat dengan meriam Revolver Gun Oerlikon Skyshield yang disiagakan di wilayah Lanud Raden Sadjad.

Kopasgat
Prajurit Denhanud 477 Kopasgat yang dikerahkan dalam latihan satuan “Kunta Sakti”. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Dikutip dari keterangan Penerangan Kopasgat dalam instagram @kopasgat_tniau dijelaskan, aksi pasukan Spartan Denhanud 477 Kopasgat itu merupakan rangkaian skenario latihan satuan “Kunta Sakti” yang digelar beberapa waktu lalu.

Latihan ini dipimpin oleh Komandan Detasemen Hanud 477 Kopasgat Mayor Pas Binsar Setiadi Purba dengan tujuan untuk mengecek kesiapan satuan dan prajurit dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab yang diamanatkan kepada mereka.

Baca Juga: Jadi Duta Bangsa di Udara, JAT Siap Ramaikan Acara LIMA 2023 di Malaysia

Selain itu, latihan tingkat satuan ini sekaligus menjadi sarana aplikasi dari latihan tingkat perorangan, tingkat pucuk, tingkat satuan petembak (Satbak), maupun tingkat baterai yang telah dilaksanakan sebelumnya, baik dalam bentuk pelajaran kelas, drill teknis, taktis, serta drill lapangan. Semua yang telah mereka pelajari terakumulasi melalui latihan puncak satuan “Kunta Sakti”.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam latihan satuan ini dan kerja keras kalian dalam mempersiapkan latihan,” pungkas Komandan Denhanud 477 Kopasgat Mayor Pas Binsar Setiadi Purba. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.