Airdrop Bantuan Logistik untuk Warga Gaza Diperpanjang hingga 28 Agustus

Jakarta, IDM – Bantuan logistik lewat metode udara atau airdrop untuk warga Jalur Gaza, Palestina, diperpanjang hingga 28 Agustus 2025.
Terbaru, Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih II berhasil menyalurkan 11,2 ton logistik pada Kamis (21/8). Dua pesawat Super Hercules C-130 J dengan tail number A-1339 dan A-1344 menjatuhkan 68 bundel bantuan.
“Misi yang awalnya hanya berlangsung hingga 24 Agustus, kini diperpanjang hingga 28 Agustus 2025,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Jumat (22/8).
Baca Juga: Pangkormar Tinjau Inhan Lokal, Dorong Inovasi Alutsista untuk Marinir
Hari pertama, Minggu (17/8), Satgas Garuda Merah Putih II menabur 17,8 ton; hari kedua 10,3 ton; diikuti hari ketiga dan keempat 22,4 ton bantuan.
Setiap bundel bantuan dengan boks pengkokoh dan parasut udara orang, diterjunkan untuk memastikan bantuan berupa makanan siap saji dan obat-obatan turun dengan keadaan baik dan dapat diterima warga Gaza dan sekitarnya.
Satgas Garuda Merah Putih II terdiri dari 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga terkait, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan media nasional, berangkat menggunakan dua pesawat Super Hercules C-130J dari Skadron Udara 31 TNI Angkatan Udara untuk misi penerjunan bantuan logistik untuk rakyat Palestina.
Baca Juga: KSAD Distribusikan 52 Kendaraan Dinas untuk Perkuat Mobilitas Satuan TNI AD
Upacara pemberangkatan satgas dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Base Ops Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/8).
Satgas di bawah komando Komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel (Pnb) Puguh Julianto selaku mission commander.
Dalam penyaluran bantuan, Satgas Garuda Merah Putih II tergabung dalam operasi airdrop multinasional Solidarity Path Operation-2 di bawah pimpinan Royal Jordanian Air Force (RJAF) atau Angkatan Udara Yordania. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































