HANKAM

Ada Sejarah di Moratai, TNI AU Gerak Cepat Kumpulkan Data-data

Ada Sejarah di Moratai, TNI AU Gerak Cepat Kumpulkan Data-data
Ada Sejarah di Moratai, TNI AU Gerak Cepat Kumpulkan Data-data

Morotai, IDM - Tim Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau) yang dipimpin oleh Kepala Subdinas Sejarah (Kasubdisjarah) Dispenau Kolonel Sus Dra. Maylina Saragih melakukan pencarian dan pengumpulan data-data peristiwa bersejarah yang penah terjadi di Pulau Morotai dari tanggal 22 sampai dengan 25 September 2022.

Pencarian dan pengumpulan data-data tersebut dilakukan dengan mewawancarai beberapa narasumber baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Morotai, aktivis pecinta barang-barang peninggalan sejarah pengelola museum Pemda, pengelola museum mandiri maupun masyarakat Pulau Morotai.

Selain itu, tim juga melakukan penyusuran lokasi-lokasi yang pernah digunakan oleh tentara Jepang saa menduduki Pulau Morotai, tentara Sekutu yang merebut Pulau Morotai dari Jepang dan saat digunakan oleh Angkatan Perang Indonesia pada pembebasan Irin Barat dari kekuasaan Belanda.

Kegiatan pencarian dan pengumpulan data-data bersejarah untuk menambah dan melengkapi referensi data sejarah yang ada di Dispenau.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.