94 Perwira Remaja Lulus dari AAL, KSAL Tekankan Hal Ini

Jakarta, IDM - Akademi Angkatan Laut (AAL) berhasil meluluskan 94 perwira remaja yang terdiri dari 84 taruna dan 10 orang taruni.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (27/7), rincian 94 perwira TNI AL yang lulus, yakni 32 orang Korps Pelaut, 12 orang Korps Teknik, 13 orang Korps Elektronika, 15 orang Korps Suplai, dan 22 orang Korps Marinir.
Baca Juga: Persiapan Latgab TNI 2023, Pangdam V/Brawijaya Pimpin Langsung Latihan Penembakan Senjata Berat
Berakhirnya pendidikan di AAL ditandai dengan upacara Wisuda Prasetya Perwira yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (26/7), dan resmi menyandang gelar D4 (setara S1), yaitu Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han.)

Atas kelulusan tersebut, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memberikan pembekalan kepada perwira remaja AAL angkatan ke-68 tersebut. Dalam arahannya, Ali menegaskan mereka untuk tidak terpengaruh dan mengikuti gaya hidup hedonisme.
"Serta tidak mengeluh ketika mendapatkan tugas yang menandakan para perwira dipercaya untuk mengemban tugas tersebut," ujar Ali.
Ali juga mengimbau untuk seluruh perwira remaja dapat menjaga kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.
"Dalam masa pengabdiannya, perwira Jalasena akan selalu dituntut untuk mampu menyelesaikan semua tugas, menjaga kehormatan serta memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan NKRI," tandas Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































