9 Kapal Perang TNI AL Dikerahkan ke Tidore, Ada Apa?

Jakarta, IDM - TN AL mengerahkan sembilan unsur kapal perang (KRI) dalam sailling pass pada puncak perayaan Hari Nusantara 2023 di Pantai Tugulufa, Tidore, Maluku Utara, Rabu (13/12).
Sejumlah kapal perang terdiri dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Iskandar Muda-367, KRI Fatahillah-361, KRI Kapak-625, KRI Posepa-870, KRI Layaran-854.
Kemudian, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, dan KRI Dewa Ruci hingga satu helikopter AS 565 Panther TNI AL.
Baca Juga: Yonif 501/Bajra Yudha Latihan Uji Siap Tempur Darat, Udara dan Laut
Selain itu para prajurit TNI AL juga menampilkan demo sea cast dari Kopaska Koarmada III di atas KRI Kapak-625 di tengah perayaan Hari Nusantara 2023.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, menyampaikan Hari Nusantara menjadi semangat baru bagi masyarakat, terutama untuk Indonesia bagian timur.
"Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran melalui peningkatan peran dan daya saing daerah," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (14/12).
Baca Juga: Wadanjen Kopassus yang Baru Brigjen Yudha Airlangga Pernah Selamatkan Bocah Palestina dari Israel
Ia melanjutkan, tujuan Hari Nusantara adalah memperingati keberagaman budaya, meningkatkan rasa persatuan, menghargai kekayaan alam dan sumber daya, mendorong pariwisata domestik.
"Serta meningkatkan semangat gotong royong dengan memahami arti penting wawasan nusantara," tambahnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































