HANKAM

850 Prajurit Yonif 412/BES Diberangkatkan ke Republik Demokratik Kongo, Ini Misinya

Yonif 412/Barata Eka Sakti
Upacara keberangkatan 850 prajurit dari Yonif 412/Barata Eka Sakti (BES) Divisi 2 Kostrad ke Republik Demokratik Kongo (DRC) sebagai Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G/MONUSCO. (Foto: Dok. Penyonif 412)

Jakarta, IDM – Sebanyak 850 prajurit dari Yonif 412/Barata Eka Sakti (BES) Divisi 2 Kostrad diberangkatkan menuju Republik Demokratik Kongo (DRC) sebagai Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G/MONUSCO.

Kepada Indonesia Defense Magazine, Sabtu (4/10) Penyonif 412 menjelaskan bahwa pasukan ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Fardin Wardhana selaku Dansatgas untuk menggantikan Satgas BGC TNI Konga XXXIX-F yang segera menyelesaikan masa tugasnya di Kongo bulan Oktober 2025 ini.

Baca Juga: Tampil dengan Kostum Unik 2.144 Siswa Se-Jawa Timur Lomba Baris-Berbaris di Poltekad TNI AD

Upacara pemberangkatan dilaksanakan di Lapangan Plaza Mabes TNI, Cilangkap, selaku Inspektur Upacara Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, dan turut dihadiri para pejabat utama Mabes TNI. Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh kebanggaan saat para prajurit dilepas menuju misi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa misi perdamaian yang diemban prajurit Garuda adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar.

Baca Juga: TNI Lepas Satgas BGC ke Kongo, Diberi Tugas Awasi Embargo Senjata-Penegakan HAM

“Penugasan ini bukanlah hal yang mudah, namun kalian dipercaya untuk menjadi duta TNI, duta bangsa, dan duta negara di forum internasional. Apa yang kalian kerjakan di sana akan mencerminkan kualitas TNI di hadapan tentara negara lain, sekaligus menjadi tolak ukur bagi bangsa lain dalam memandang posisi Indonesia di kancah dunia,” kata Agus.

Keberangkatan Satgas ini menjadi langkah awal dalam rotasi pasukan. Dengan semangat Garuda, Satgas diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia serta menjaga kehormatan bendera Merah Putih di kancah internasional. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.