HANKAM

TNI Lepas Satgas BGC ke Kongo, Diberi Tugas Awasi Embargo Senjata-Penegakan HAM

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun
Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun melepas Satgas BGC Konga XXXIX-G Monusco ke Kongo. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI melepas Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-G Monusco untuk menjalankan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke Republik Demokratik Kongo (DRC).

Pelepasan satgas melalui upacara yang dipimpin Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun selaku inspektur upacara di Lapangan Markas Besar TNI, Jakarta Timur, Jumat (3/10).

Baca Juga: TNI: Laporkan jika Ada Pelanggaran Prajurit, Kami Terbuka

Panglima TNI melalui sambutan yang dibacakan Bobby, menekankan bahwa misi ini merupakan sebuah kehormatan yang diemban negara atas mandat PBB.

“Satgas ini memiliki tanggung jawab strategis melindungi warga sipil, mendukung stabilitas politik setempat, memberikan perlindungan kepada personel dan unsur PBB, serta melakukan pengawasan terhadap embargo senjata,” ujar Bobby, dikutip keterangan pers Pusat Penerangan TNI, Sabtu (4/10).

Satgas BGC diamanatkan untuk melindungi anak-anak dan menegakkan hak asasi manusia (HAM) di wilayah tugas.

Satgas juga memiliki tugas tambahan untuk memberi pelatihan rencana kontijensi dan mencegah aktivitas kelompok bersenjata.

Baca Juga: Lanud Abdulrachman Saleh Gelar Bakti Kesehatan Jelang Peringatan HUT ke-80 TNI

Adapun Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G dikomandani Kolonel (Inf) Fardin Wardhana dengan jumlah personel 850 prajurit, terdiri dari prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, termasuk 50 prajurit wanita.

Pasukan akan ditempatkan di empat daerah operasi yaitu Bunia, Tchabi, Komanda, dan Bogoro. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.