848 Prajurit TNI AD Ikuti Seleksi Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL

Jakarta, IDM - Sebanyak 848 personel jajaran TNI AD ikuti seleksi satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL di Gedung Serba Guna Mayonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad, Senin (29/5).
Acara pembukaan seleksi Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL TNI AD TA 2023 resmi dibuka oleh Paban VII/Ops LN Sopsad Mabesad Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan.
Baca Juga: Aksi Personel Lanud Adi Soemarmo dalam Latihan SAR
Dalam sambutannya, Hengki menyampaikan bahwa kehadiran kami bersama tim penyeleksi untuk melaksanakan tahap seleksi tingkat Mabesad.
“Saya berpesan kepada tim penyeleksi agar melakukan segala kegiatan seleksi ini secara adil dan terbuka serta semoga berjalan dengan lancar,” ucap Hengki.
Hengki juga memberikan wejangan kepada para peserta dalam pelaksanaan rangkaian seleksi dijalani secara sportif dan sehat.
Baca Juga: Dankodiklatau Tinjau Latihan Cyber Defense TNI AU 2023
“Fokus terhadap apa yang sedang kalian laksanakan, selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu menyertai setiap langkah kita serta agar diberikan keberhasilan,” pesan Hengki.
“Selamat berjuang tunjukan bahwa kalian adalah Prajurit-prajurit tangguh yang dimiliki Angkatan Darat, profesional dan layak di medan tugas. Tetap optimis hadapi seluruh rangkaian seleksi dengan semangat serta penuh tanggung jawab,” tutup Hengki. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































