77 Pangkalan TNI AL Gelar Nobar Tayangan Perdana "Bintang Samudera"

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, menghadiri pemutaran perdana "Bintang Samudera" di Jakarta, Senin (19/9), dan juga menyapa para prajurit di 77 titik pangkalan TNI AL seluruh Indonesia yang serentak menggelar nonton bareng (nobar) episode pertama sinetron tersebut.
Dalam sambutannya, Yudo menyampaikan peran media komunikasi sangat dibutuhkan dalam mendukung konsep kemanunggalan antara TNI AL dengan rakyat agar dapat berinteraksi dengan luas, salah satu kemasan informasi yang mudah diterima adalah film atau drama.
"Selain untuk mengeksplor kehidupan sebagai prajurit TNI AL, sinetron ini juga bertujuan agar masyarakat tahu sisi pribadi mereka seperti apa," ujar Yudo, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (21/9).
Yudo juga menegaskan, TNI AL mendukung kegiatan pembuatan sinetron tersebut dengan memfasilitasi sarana dan prasarana yang dimiliki angkatan laut, agar nampak lebih nyata dan berharap masyarakat yang menonton akan mengetahui keseharian prajurit TNI AL di dalam melaksanakan tugas.
Sinetron "Bintang Samudera" yang ditayangkan di stasiun TV ANTV, mengisahkan kehidupan sehari-hari dan perjuangan seorang prajurit pasukan khusus TNI AL dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya serta dibumbui dengan sejumlah kisah romantisme. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































