6 Bulan Berlayar Keliling Dunia, KRI Bima Suci Kembali Masuki Perairan Indonesia

Jakarta, IDM - KRI Bima Suci kembali memasuki perairan Indonesia pascaperjalanan misi pelayaran muhibah duta bangsa dan latihan praktik Kartika Jala Krida 2023.
Didampingi KRI Karel Satsuit Tubun-356, KRI Bima Suci memasuki perairan barat pulau Sabang, Kamis (19/10). Selanjutnya, kedua kapal perang melaksanakan passing exercise dengan manuver, sailing pass sebagai tanda sambutan dan penghormatan.
Beberapa serial latihan juga dilaksanakan, di antaranya Flashing Exercise (Flashex), Navigation and Communication Exercise (NAVCOMEX 204) serta Flaghoist (kibaran isyarat bendera).
Baca Juga: Janji KSAD di Akhir Masa Tugasnya, Bangun Perumahan Prajurit Brigif 18/Trisula Kostrad
Usai melaksanakan penyambutan dengan beberapa serial latihan, KRI Bima Suci melanjutkan pelayarannya menuju Belawan, Sumatra Utara, sedangkan KRI Karel Satsuit Tubun-356 melanjutkan operasi.

Latihan ini bertujuan meningkatkan naluri tempur personel dalam tugas oprasi serta menguji kesiapan operasional alutsista KRI sekaligus sebagai wujud kehadiran TNI AL dalam menjaga kedaulatan negara di perbatasan .
Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M Sati Lubis, pelaksanaan serial latihan KRI yang sedang melaksanakan operasi ini adalah salah satu bentuk pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi dan interoperabilitas.
Baca Juga: TNI AL dan Cina Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral untuk Jaga Keamanan Kawasan

"Latihan ini juga memperkuat kerja sama serta hubungan emosional yang baik antara kedua KRI dan masing-masing personel pengawaknya," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (20/10).
Sebelumnya, KRI Bima Suci beserta 96 prajurit memulai pelayarannya sejak April lalu. Kapal layar latih ini menempuh perjalanan sejauh 25.871 mil laut untuk misi diplomasi dan duta bangsa selama 214 hari. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































