558 Prajurit TNI Kontingen Garuda Unifil Berangkat Ke Lebanon

Jakarta,IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI A. Gustaf Brugman menghadiri pemberangkatan 558 prajurit Satgas TNI Kontingen Garuda Unifil Ke Lebanon Gelombang I T.A. 2022 di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/1).

Dalam sambutan tertulisnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, tugas prajurit TNI yang akan melaksanakan misi perdamaian sangatlah kompleks dan strategis, yakni mendukung kebijakan pemerintah di kancah Internasional dan upaya perdamaian dunia.
“Tunjukan bahwa prajurit TNI adalah prajurit terlatih, disiplin, dan profesional serta berprestasi sebagaimana yang telah ditorehkan oleh para Kontingen Garuda sebelumnya,” tegas Andika.
Panglima TNI meminta kepada seluruh prajurit yang akan bertugas untuk dapat memahami, menguasai, melaksanakan semua prosedur dan aturan yang telah ditentukan, memelihara kemampuan dan kewaspadaan selama bertugas, menjaga kondisi fisik dan Kesehatan, serta mematuhi prokes Covid-19.

Andika juga berpesan agar para prajurit TNI senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta menghormati dan menjunjung tinggi budaya setempat dan menghindari pelanggaran sekecil apapun.
558 prajurit TNI pada Kontingen Garuda ini berasal dari ketiga Matra TNI, sebanyak 61 di antaranya merupakan prajurit TNI Angkatan Udara.

Pelaksanaan tugas Kontingen Garuda dibagi menjadi tujuh Satgas, 378 prajurit tergabung dalam Satgas Yonmek, 28 prajurit Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU), 80 prajurit Satgas Force Protection Company (FPC), 5 prajurit Satgas Civil Military Coordination (CIMIC), 16 prajurit Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU), 33 prajurit Satgas Military Police Unit (MPU), 7 prajurit Satgas Hospuital, dan 11 prajurit bertugas sebagai Military Staf Sector East. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































