HANKAM

500 Siswa Komcad Matra Udara Laksanakan Kunjungan Wisata Kejuangan di Lanud Adisutjipto

500 Siswa Komcad Matra Udara Laksanakan Kunjungan Wisata Kejuangan di Lanud Adisutjipto
Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Bowo Budiarto. (Dok Dispenau)

Yogyakarta, IDM - Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Bowo Budiarto mengapresiasi kepada seluruh siswa Komponen cadangan (Komcad) Matra Udara dan berharap agar tetap semangat dalam mengikuti pelatihan serta memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang bersosialisasi antar siswa Komcad.

Hal itu disampaikan Marsda TNI Bowo Budiarto disaat sebelum siswa Komcad Matra Udara melaksanakan kunjungan wisata kejuangan di Lanud Adisutjipto, Minggu (14/8/2022).

“Pelatihan yang dilaksanakan ini, sangat berguna, dan harus dipahami dan mengerti oleh para siswa sekalian, ketika para siswa sekalian di mobilisasi oleh negara,” ungkap Bowo.

Wisata kejuangan siswa Komcad Matra Udara yang dilaksanakan selama dua hari, diikuti oleh 500 siswa. Adapun satuan jajaran Lanud Adisutjipto yang dikunjungi yaitu Skadik 101, 102, 104. Selain itu siswa Komcad Matra Udara juga berkesempatan mengunjungi Museum Pusat Dirgantara Mandala. (GIN)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.