500 Personel Komcad Ikuti Latsarmil di Rindam VI/Mulawarman

Jakarta, IDM – Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan memimpin upacara pembukaan latihan dasar militer (Latsarmil) komponen cadangan (Komcad) tahun 2022 di Lapangan Kejujuran Rindam VI/Mlw, Banjarbar, Kalsel, Senin (30/5).
Sebanyak 500 orang personel komcad yang berasal dari berbagai elemen masyarakat tersebut akan mengikuti latsarmil selama tiga bulan di Rindam VI/Mulawarman.

“Kalian harus bangga karena menjadi seorang komponen cadangan tidaklah mudah, kalian adalah orang-orang terpilih yang telah mengikuti seleksi,” kata Ibnu.
Ibnu juga menjelaskan bahwa para peserta latsarmil komcad tersebut dinyatakan berhak mengikuti latsarmil setelah melalui proses tes yang panjang. Selain itu, Ibnu juga menambahkan bahwa rekrutmen komcad bersifat sukarelawan yang berasal dari ASN, Kemhan, TNI, Pemda, Instasi perguruan tinggi, pegawai BUMN, BUMD, swasta ataupun warga negara lain (umum).
"Mereka yang terpilih telah melalui proses pemeriksaan kesehatan juga mental, jasmani dan ideologi yang setiap saat bisa dimobilisasi sesuai keperluan terutama dalam rangka bela negara," ujarnya.

Pernyataan Ibnu tersebut sesuai dengan amanat Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto terkait komcad sebagai bagian strategi pemerintah untuk membentuk sistem keamanan dan pertahanan rakyat semesta. Dijelaskan, bahwa strategi yang dilakukan pemerintah melibatkan seluruh unsur baik sumber daya manusia, sumber daya alam maupun sumber daya buatan hingga sarana nasional yang dijadikan satu kesatuan. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































