HANKAM

50 Personel TNI AL-AD Ikut Pembinaan Kemampuan Teritorial Integratif

50 Personel TNI AL-AD Ikut Pembinaan Kemampuan Teritorial Integratif
Pembukaan kegiatan pembinaan kemampuan kader aparat teritorial TNI integratif. (Pen Kodiklatal)

Surabaya, IDM - 50 personel yang terdiri dari matra laut dan udara wilayah Surabaya, mengikuti kegiatan pembinaan kemampuan kader aparat teritorial TNI integratif yang digelar Staf Teritorial (Ster) TNI, Surabaya, Senin (22/8).

Para peserta dengan rincian 45 prajurit bintara TNI AD, dan lima prajurit TNI AL wilayah Surabaya akan mengikuti kegiatan pembinaan tersebut selama kurang lebih sepekan, yakni 22-27 Agustus di Kodiklatal.

Aster Panglima TNI Mayjen TNI Purwo Sudaryanto, mengatakan kegiatan pembinaan kemampuan teritorial integratif adalah salah satu upaya dalam memberikan pengetahuan bagi satuan dan personel, mengenai pembinaan kewilayahan dan aplikasinya di lapangan.

"Nantinya, sebagai satuan kerja TNI dan kader apkowil dan atau apnon-kowil TNI, siap sekaligus mampu bertugas dalam pemberdayaan wilayah pertahanan," kata Purwo, dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (23/8).

Ia melanjutkan, melalui pemberdayaan wilayah pertahanan, akan tercipta ruang juang, alat juang, kondisi juang yang tangguh untuk menghadapi ancaman dan gangguan, termasuk dalam upaya mendukung program percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Purwo juga mengingatkan kepada para peserta, tugas pembinaan teritorial TNI ke depan tidaklah semakin ringan. Bahkan, kata dia, menuntut kesiapan dan kematangan aparat teritorial TNI dalam menjalankan tugas sehingga dapat berperan aktif dan konstruktif,.

"Serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait menghadapi permasalahan sosial, kesehatan dan pendidikan," tegasnya.

Terpisah, Dankodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, menyambut positif pelaksanaan pembinaan tersebut, dan berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum kegiatan sebagai sarana menambah ilmu dan wawasan tentang teritorial TNI.

"Agar mampu terbangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional serta tangguh menghadapi ancaman seperti yang ditegaskan dalam perintah harian KSAL Laksamana TNI Yudo Margono," ujar Suhartono. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.