HANKAM

50 Personel Lantamal III Jalani Latihan Teknik Penyidikan Pidana Hukum di Laut

Lantamal III
Puluhan personel Lantamal III Jakarta mengikuti latihan teknik penyidikan tindak pidana tertentu di laut. (Foto: Dok. Lantamal III)

Jakarta, IDM - 50 personel Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta mengikuti latihan teknik penyidikan tindak pidana tertentu di laut, Jakarta, Rabu (7/6).

Puluhan personel tersebut berasal dari berbagai korps yang terdiri dari perwira, bintara, dan tamtama, dipimpin ketua pelaksana latihan Kadiskum Lantamal III Jakarta Letkol Laut (KH) Shannet Febriyanti.

Latihan tersebut dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Agung Nugroho.

Baca Juga: TNI Serahkan Tongkat Keketuaan ACDFM kepada Angkatan Bersenjata Laos

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan Lantamal III Jakarta sebagai salah satu institusi penegak hukum di laut untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Oleh karena itu, personel Lantamal III Jakarta perlu dibekali pengetahuan dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tugas penegakan hukum di laut.

"Menyangkut mekanisme penyidikan dan teknik pemberkasan perkara tindak pidana tertentu di laut yang menjadi kewenangan TNI AL," ujar Agung dikutip dari keterangan Dispen Lantamal III.

Baca Juga: Di Tempat Penugasan, Satgas Indo RDB Belajar Tiga Bahasa Sekaligus Inggris, Swahili dan France

Kegiatan ini, kata Agung, diharapkan para peserta mampu untuk memahami organisasi dan prosedur penyelenggaraan operasi keamanan laut di wilayah kerja Lantamal III Jakarta.

"Memahami ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, berkaitan dengan tugas penegakan hukum di laut serta mampu melaksanakan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu di laut," kata Agung.

"Shingga proses pro-yustisia terhadap perkara tindak pidana di laut tidak cacat dari aspek hukum positif dan untuk menghindari implikasi hukum yang dapat merugikan institusi TNI AL," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.