HANKAM

5 Mantan Anggota OPM Ikrar Kembali ke NKRI, Langsung Disambut Ratusan Warga

mantan anggota OPM
Penyambutan lima orang mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI. (Foto: Dok. Kodam V/Brawijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak lima orang mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) resmi menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI.

Dilansir dari keterangan Penkodam V/Brawijaya, Sabtu (13/12), penyambutan lima orang ini berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya, Papua Tengah. Peristiwa ini disambut haru oleh ratusan masyarakat, tokoh adat, dan pejabat daerah.

Baca Juga: Pembuatan Kapal Selam Scorpene Ditargetkan Mulai Juni 2026

Acara bersejarah ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, serta Bupati Intan Jaya Aner Maisini. Momen ini menunjukkan kuatnya sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam merajut persatuan.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa langkah kelima eks OPM tersebut merupakan kemenangan nurani rakyat Papua. “Ikrar ini bukti bahwa masa depan Papua akan lebih baik jika kita bersatu dalam NKRI,” ujarnya.

Bupati Aner Maisini menambahkan apresiasi kepada TNI dan Polri atas pendekatan humanis yang berhasil menciptakan kedamaian. Ia menyebut peristiwa itu sebagai bukti bahwa persatuan jauh lebih kuat daripada perpecahan, sekaligus kemenangan bagi seluruh masyarakat Intan Jaya.

Baca Juga: TNI AD dan Tentara India Gelar Latihan Garuda Shakti 2025

Salah satu eks OPM, Fransiskus Japugau, mengungkapkan alasan kembali ke NKRI dengan nada haru. Ia menyadari bahwa kekerasan tidak membawa masa depan yang baik dan bertekad membangun tanah kelahirannya bersama pemerintah sebagai wujud komitmen terhadap perdamaian Papua.

Acara ikrar ditutup dengan doa, penyerahan AlKitab, serta tarian adat sebagai simbol penerimaan. Prosesi berlangsung khidmat, aman, dan penuh persaudaraan. Kembalinya lima eks OPM ini menandai babak baru bagi Papua yang damai dan bersatu menuju masa depan penuh harapan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.