37 Perwira TNI AU Ikuti Safety Workshop 2023 sebagai Bekal Pelaksanaan Tugas Lambangja

Jakarta, IDM - Sebanyak 37 perwira Lambangja (Keselamatan Terbang dan Kerja) di jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti pelatihan yang digelar selama 5 hari, mulai 18 sampai 22 September 2023.
Pelatihan yang mengusung tema ‘Pembekalan Safety Workshop Tahun 2023’ ini dibuka secara resmi oleh Kapuslaiklambangjau, Marsda TNI Benedictus Benny K di Skadik 304 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/9).
Baca Juga: TNI AU dan RAAF Asah Interoperabilitas dalam Latma Elang Ausindo 2023
Pelatihan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan sebagai sarana pembekalan dan pondasi awal bagi pelaksanaan tugas Lambangja di masa depan.

“Dengan demikian, para personel nantinya dapat penuh percaya diri dalam melaksanakan tugas, baik dalam proses pengawasan, pencatatan, menajemen, hingga pemeriksaan fisik,” ungkap Benedictus dikutip dari instagram @militer.udara, Selasa (19/9).
Baca Juga: Yonarmed 9/Pasopati Gelar Uji Coba Menembak Senjata Berat Artileri Medan
Sejalan dengan pentingnya pembekalan ini, Kapuslaiklambangjaau berharap, para peserta dapat memperhatikan materi dengan baik sehingga kelak mereka dapat mengaplikasikannya dalam pelaksanaan pembinaan safety di satuan masing-masing.
Sebagai informasi, Puslaiklambangjau (Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja) memiliki tugas pokok dalam membina dan menyelenggarakan pembinaan keselamatan penerbangan serta kelaikan udara yang meliputi pembinaan keselamatan terbang, keselamatan kerja, kelaikan udara dan Search and Rescue/survival. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































