HANKAM

320 Mantan Anggota NII Deklarasikan Kembali Setia pada NKRI

Pembacaan Deklarasi Kebangsaan
Pembacaan Deklarasi Kebangsaan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Jawa Barat dan Banten sebagai bentuk ikrar kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Foto: Dok. Dispenad)

Bandung, IDM - Sebanyak 320 orang mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Jawa Barat dan Banten membacakan Deklarasi Kebangsaan sebagai bentuk ikrar kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/9/2023).

Momen terucapnya janji tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Baca Juga: JAT dan The Pegasus Gelar Latihan Intensif Jelang Kolaborasi di Peringatan HUT ke-78 TNI

Usai berikrar, para eks anggota NII Jawa Barat itu menandatangani pencabutan baiat NII, dan dilanjutkan dengan prosesi penyematan Pin Merah Putih kepada perwakilan eks anggota NII oleh KSAD didampingi Ketua Umum (Ketum) Persit KCK Rahma Dudung Abdurachman, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Pj. Gubernur Banten Al Muktabar.

KSAD dalam sambutannya mengatakan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan masyarakat Jawa Barat, terpatri dalam sejarah perjuangan bangsa. Dimana semangat yang ditunjukkan Mohammad Toha, tokoh penting peristiwa Bandung Lautan Api, terus menjadi obor semangat masyarakat Jawa Barat dalam mengisi kemerdekaan.

“Bangsa Indonesia juga telah membuktikan melalui founding father kita bahwa perjuangan bangsa selama ini telah diisi oleh penerus bangsa, dan akhirnya mengikat persatuan dan kesatuan menjadi semakin kokoh," ujar KSAD yang dalam kunjungannya tersebut menerima penyerahan senjata pejuang kemerdekaan secara simbolis dari Babinsa.

Baca Juga: TNI AL Ikuti Maritime Information Sharing Workshop di India

Selain menghadiri Deklarasi Kebangsaan, dalam kesempatan itu KSAD juga dinobatkan sebagai Bapak Asuh Kebangsaan oleh Pj. Gubernur Jawa Barat dan Pj. Gubernur Banten, yang ditandai dengan pemasangan syal Merah Putih kepada pucuk pimpinan TNI AD ini.

Berikutnya KSAD juga dinobatkan sebagai Bapak Asuh Budaya oleh Tokoh Budaya Provinsi Jabar dan Provinsi Banten. Penobatan tersebut ditandai dengan penyematan Bendo Sunda dan penyerahan piagam dari Ketua Paguyuban Pasundan, Prof. H. M. Didi Turmudzi kepada Jenderal Dudung. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.