Sabtu, 2 Maret 2024

JAT dan The Pegasus Gelar Latihan Intensif Jelang Kolaborasi di Peringatan HUT ke-78 TNI

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan The Pegasus akan kembali berkolaborasi di acara peringatan HUT ke-78 TNI yang digelar pada 5 Oktober mendatang di Jakarta.

Untuk itu, kedua tim aerobatik kebanggaan TNI Angkatan Udara (TNI AU) itu menggelar latihan instensif yang dipusatkan di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (13/9).

Sebagai informasi, JAT memiliki 6 penerbang dan home base di Lanud Adisujipto Yogyakarta. Dilansir dari instagram @kodiklatau_info, Kamis (14/9), nama keenam penerbang JAT adalah Jupiter 1 Letkol Pnb Ripdho “Mohawk” Utomo, Jupiter 2 Mayor Pnb Gede Ngurah “Viper” SW, dan Jupiter 3 Kapten Pnb Sang Made “Medved” Yogi.

Baca Juga: Fregat Perusak Kawal Rudal KRI RE Martadinata-331 Berganti Komandan

Selanjutnya, terdapat Jupiter 4 Mayor Pnb Bayu “Meerkat” Anugrah, Jupiters 5 Mayor Pnb Ferdian “Corbie”Habibi dan Jupiter 6 Mayor Pnb Ari Nugroho “Monster” Widodo. Dalam tim tersebut, juga terdapat satu personel yang bertugas sebagai narator, yakni Jupiter 7 Kapten Pnb Putu S. “Bhoma” Kedaton.

Dalam setiap penampilannya, JAT selalu menggunakan pesawat propeller asal Korea Selatan (Korsel) yakni KT-1B Woong Bee.

JAT dan The Pegasus
Helikopter Colibri yang digunakan oleh The Pegasus dalam melakukan manuver udara. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Sementara itu, membahas mengenai The Pegasus, tim ini bermarkas di Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang. Saat menunjukkan kebolehan dalam melakukan manuver udara, The Pegasus mengerahkan Helikopter EC-120B Colibri buatan Airbus Helicopter, Prancis.

Baca Juga: KSAD: Penanganan Konflik Papua Tugas Kita Bersama

Indonesia patut berbangga dengan hadirnya JAT dan The Pegasus. JAT kerap menjadi duta bangsa dan mempertunjukkan kebolehan mereka di sejumlah ajang internasional. Selanjutnya, the Pegasus merupakan tim aerobatik pertama di Asia Tenggara yang unjuk aksi dan menyuguhkan sejumlah manuver udara dengan menggunakan pesawat rotary wing atau helikopter.

Selain itu, penampilan mereka menjadi representasi dari kemampuan dan profesionalnya para penerbang TNI AU dalam mengawaki pesawat. (yas)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER