Kisah Anak di Papua, Berangkat Sekolah Tak Beralas Kaki dan Dibantu Oleh Prajurit TNI

Jakarta, IDM - Walaupun dalam kondisi tak menggunakan alas kaki, namun anak-anak di Papua tetap bersemangat sekolah. Hal ini menggugah para prajurit TNI yang bertugas mengapresiasi mereka dan hadir membantu mereka.
Seperti hari itu, Satgas Yonif 509 Kostrad dari Pos Holomama bagikan snack saat anak-anak ini berangkat ke sekolah. Anak-anak tersebut nampak bersemangat meskipun tanpa alas kaki.
Baca Juga: Komando Operasi TNI Habema Gelar Giat Teritorial untuk Masyarakat Papua
"Ini merupakan bentuk apresiasi kami melihat anak-anak bersemangat ke sekolah ditengah kondisi seperti ini, selain itu kebersamaan TNI dan rakyat sangat penting dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok prajurit yang bertugas di daerah Papua," ujar Dantim I Pos Holomama Letda Inf Satrio dalam keterangan resmi Puspen TNI dikutip Selasa, (23/4).

Di waktu berbeda, Kapten Inf Rum Patria selaku Wadansatgas mengatakan prajurit TNI ini juga aktif memberikan pelayanan kesehatan.
"Kali ini ada anak sekolah yang meminta pengobatan karena ada luka di bagian wajah dan ada juga yang luka di bagian kaki dikarenakan mereka tidak menggunakan alas kaki ketika ke sekolah. Dengan sigap Bintara Kesehatan Satgas Yonif 509 Kostrad memberikan pengobatan kepada anak-anak tersebut," cerita Wadansatgas.
Baca Juga: Prajurit Kapal Perang Amfibi KRI Banjarmasin Matangkan Kemampuan VBSS
Pengobatan gratis yang dilakukan ini merupakan wujud kepedulian Satgas kepada masyarakat yang ada di Sugapa.
"Masyarakat perlu diberi pelayanan kesehatan, karena sehat menjadi hal yang sangat penting sekali. Kalau kita tidak sehat, tentu kita tidak bisa menjadi bangsa yang produktif," ujar Wadansatgas. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































