HANKAM

250 Siswa Satdik-2 Kodiklatal Makassar Resmi Menjadi Prajurit TNI AL

250 Siswa Satdik-2 Kodiklatal Makassar Resmi Menjadi Prajurit TNI AL
Dok: Pen Kodiklatal

Jakarta, IDM - 250 siswa bintara remaja dan tamtama remaja TNI AL angkatan XLII, siap mengabdi menjadi prajurit angkatan laut setelah enam bulan menjalani pendidikan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) di Makassar.

Komandan Satdik-2 Kodiklatal Kolonel Laut (P) Teddy Barata, memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL angkatan XLII 2022, di Dermaga  Layang Mako Lantamal VI Makassar, pada Selasa (27/9).

Dalam amanatnya, Teddy mengucapkan selamat kepada seluruh siswa atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan dengan baik, aman dan lancar. Ia berpesan, penampilan seorang bintara dan tamtama TNI AL harus memiliki postur yang ideal, tanggap, tanggon, dan trengginas.

"Serta memiliki pola tindak yang diwujudkan dalam bentuk naluri tempur, integritas pribadi militan yang selalu ingin maju meningkatkan kualitas diri. Tidak hanya terampil, tapi cerdas dan bermoral," ujar Teddy, dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Jumat (30/9).

Sebelumnya, 250 siswa tersebut terdiri dari 100 siswa Dikmaba, dan 150 siswa Dikmata. Mereka mengikuti tiga bulan pendidikan dasar prajurit, sebulan pendidikan dasar golongan, dan dua bulan pendidikan dasar golongan lanjutan.

Selanjutnya, mereka resmi menjadi prajurit TNI AL dan siap bertugas mengabdi kepada negara. Namun, mereka lebih dulu mengikuti on job training di Lantamal VI Makassar, sebelum bertugas di satuan TNI AL di seluruh Indonesia. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.