24 Prajurit Muda Perkuat Satuan Penerbangan TNI AL Biak

Jakarta, IDM - Sebanyak 24 prajurit Bintara muda lulusan Dimaba TNI AL angkatan XLll gelombang l masuk dan memperkuat Satuan Penerbangan TNI AL Biak, yakni di Wing Udara 3 Puspenerbal dan Lanudal Biak, Papua, Sabtu (15/7).
Pada kesempatan tersebut, Palaksa Lanudal Biak Mayor Letkol laut (T) Rusdiyanto secara resmi menutup kegiatan masa pengenalan lingkungan Bintara Remaja angkatan XLII gelombang I ini.
Baca Juga: KKB Serang Polsek dan Koramil di Intan Jaya, Kontak Tembak Terjadi Selama 2 Jam
Dari 24 Bintara remaja kejuruan Mesin Pesawat Udara (MPU) dan Listrik Pesawat Udara (LPU) itu, 19 orang di antaranya akan berdinas di Wing Udara 3, sedangkan lima orang lainnya di Lanudal Biak.

Rusdiyanto menyampaikan, tujuh hari masa orientasi dirasa cukup sebagai masa perkenalan awal lingkungan pangkalan dan tempat penugasan.
Baca Juga: Tambah Kekuatan Perwira, Ratusan Prajurit TNI AU Ikuti Pendidikan Setukpa A-29
"Diharapkan dengan selesainya masa pengenalan lingkungan ini, para personel baru bisa beradaptasi cepat dengan lingkungan kerja," ujarnya dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Senin (17/7).
"Selamat datang dan selamat bertugas. Taati aturan, hormati kearifan lokal, dan hindari pelanggaran yang bersifat perdata maupun pidana," sambungnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































