HANKAM

Tambah Kekuatan Perwira, Ratusan Prajurit TNI AU Ikuti Pendidikan Setukpa A-29

Setukpa
Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Ridha Hermawan saat menyematkan tanda siswa kepada prajurit TNI AU yang mengikuti pendidikan Setukpa A-29. (Foto: Dok. instagram @lanudadisoemarmo)

Jakarta, IDM - Sebanyak 158 prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) angkatan ke-29 yang berlangsung selama lima bulan di Lanud Adi Soemarmo, Surakarta.

Pendidikan ini digelar dengan tujuan untuk mengubah sikap dan mental prajurit dari seorang bintara menjadi perwira yang mumpuni, sesuai dengan korps dan profesi masing-masing.

Baca Juga: Lanal Cilacap Amankan Ribuan Amunisi Diduga Bekas Perang Dunia II

Selain itu, pendidikan Setukpa pada hakikatnya merupakan cara investasi sumber daya manusia (SDM) TNI AU. Dengan demikian, nantinya mereka diharapkan mampu untuk menjadi prajurit TNI AU yang berjiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI usai mengikuti pendidikan ini.

Setukpa
Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Ridha Hermawan saat mengecek kesiapan personel dalam upacara pembukaan pendidikan Setukpa A-29. (Foto: Dok. instagram @lanudadisoemarmo)

Pendidikan Setukpa ke-29 dibuka dengan upacara militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo, Marsma TNI Ridha Hermawan pada Sabtu (15/7).

Untuk mengikuti pendidikan ini tidaklah mudah. Ratusan prajurit TNI AU, yang terdiri dari 18 siswa Wara dan 140 siswa pria tersebut, harus mengikuti serangkaian tes dan proses seleksi yang ketat.

Baca Juga: KKB Serang Polsek dan Koramil di Intan Jaya, Kontak Tembak Terjadi Selama 2 Jam

Untuk itu, Danlanud Adi Soemarmo mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka usai melalui proses tersebut dan berpesan agar mereka dapat mengikuti beragam kegiatan pendidikan ini dengan baik serta sungguh-sungguh.

“Untuk itu setiap siswa dituntut memiliki daya inteligensia yang memadai dan kesamaptaan jasmani yang prima, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi anak buah. Sebagai calon-calon perwira yang loyal, militan dan profesional mereka diharapkan mampu menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks”, lanjut Danlanud dikutip dari keterangan Lanud Adi Soemarmo dalam keterangan foto instagram @lanudadisoemarmo. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.