21 Peserta Ikuti Kursus Peningkatan Kompetensi Penyurvei Hidrografi Selama Enam Bulan

Jakarta, IDM - Sebanyak 21 peserta didik mengikuti kegiatan kursus peningkatan kompetensi penyurvei hidrografi kategori B (sertifikat nasional) 2023, Jakarta, Kamis (6/7).
Ke-21 peserta didik tersebut terdiri dari 19 siswa Dinas Kenavigasian, satu orang dari PT APBS, dan satu orang dari PT Samudera Atlantis Indonesia.
Mereka bakal mengikuti kursus yang akan berlangsung selama enam bulan, mulai darin3 Juli- 21 Desember di Pusat Pendidikan Hidro-oseanografi (Pusdikhidros) untuk pelajaran teori, sedangkan latihan praktik dilaksanalan di Teluk Jakarta.
Baca Juga: Wujud OMSP, Danlanud SMH Siapkan Dukungan dan Fasilitas Penerbangan Untuk Kunker Wapres di Sumsel
Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat, menyampaikan peningkatan kompetensi penyurvei hidrografi kategori B bertujuan mendidik, melatih, dan membekali peserta pelatihan.
"Mereka akan dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang hidrografi, oseanografi, meteorologi, dan geografi maritim," jelas Nurhidayat dikutip dari keterangan Pen Pushidrosal, Jumat (7/7).
Para peserta didik akan mempelajari teori dan praktik pengumpulan data, pengolahan dan analisa data sampai penyusunan laporan yang sesuai standar IHO-FIG-ICA-WMO-SNI.
Baca Juga: Komandan Korps Marinir Korsel Kunjungi Markas Marinir Cilandak, Tinjau Tank Amfibi LVT-7
"Sehingga mampu melaksanakan tugas sebagai penyurvei hidrografi kategori B di satuan kerjanya masing-masing," kata Nurhidayat.
Ia mengatakan, kapabilitas sumber daya manusia yang didukung dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadi syarat agar mampu bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.
Salah satunya adalah membekali kemampuan di bidang hidrografi melalui peningkatan kompetensi penyurvei hidrografi kategori B yang bekerja sama dengan Pushidrosal sebagai kotama operasi dan kotama pembinaan TNI AL yang bertugas menyelenggarakan operasi survei pemetaan hidro-oseanografi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































