Selasa, 28 Mei 2024

206 Putra Daerah Papua dan Maluku Digembleng Jadi Prajurit TNI AL

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebanyak 206 putra daerah timur Indonesia siap mengabdi sebagai prajurit TNI AL dengan mengikuti Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Letjen TNI (Mar) Suhartono, membuka program pendidikan Dikmaba dan Dikmata angkatan XLIII tahun 2023 di Mako Koarmada III Sorong, Papua Barat Daya, Senin (20/3).

Baca Juga: Angkatan Laut Indonesia-Australia Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan

Program pendidikan yang mengutamakan putra daerah Papua dan Maluku yang digembleng melalui Satuan Pendidikan (Satdik)- 3 Sorong ini adalah angkatan keempat dan diikuti sebanyak 206 siswa yang terdiri dari Dikmaba 106 orang dan Dikmata sebanyak 100 orang.

Pen Kodiklatal
(Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Suhartono mengucapkan selamat atas keberhasilan para siswa yang masuk dalam pendidikan ini, sekaligus ucapan terima kasih dan rasa bangga terhadap pilihannya untuk bergabung menjadi prajurit TNI AL.

“Pendidikan pertama Bintara dan Tamtama akan dilaksanakan selama enam bulan, terbagi dalam tiga bulan dasar keprajuritan, satu bulan dasar golongan selama sebulan, dan dua bulan dasar golongan lanjutan,” ungkap Suhartono dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (21/3).

Baca Juga: KSAD Konsisten Berikan Penghargaan untuk Babinsa yang Berprestasi

Selain itu, jenderal bintang tiga tersebut menambahkan dalam rangka mewujudkan kedaulatan negara di laut, TNI AL perlu memusatkan perhatian di pulau-pulau terdepan dan wilayah perbatasan untuk mencegah segala bentuk ancaman.

“TNI AL harus proaktif dengan membangun kekuatan tempur secara optimal untuk mencapai kesiapan operasional yang tinggi kapan pun negara memanggil,” pungkasnya. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER