HANKAM

163 Prajurit Infanteri Lulus Pendidikan Lanjutan Perwira, Ada 4 dari Mancanegara

Infanteri
Upacara penutupan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Kecabangan Infanteri TA 2025 yang dipimpin Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, Senin (11/8). (Foto: Pussenif)

Jakarta, IDM – Sebanyak 163 siswa terdiri atas 156 siswa dari TNI AD, 1 siswa dari TNI AL, 2 siswa dari TNI AU, dan 4 siswa dari mancanegara, yaitu 1 siswa dari Pakistan, 2 siswa dari Thailand, dan 1 siswa dari Korea Selatan lulus pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Kecabangan Infanteri TA 2025.

Hal ini dipastikan saat upacara penutupan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Kecabangan Infanteri TA 2025 yang dipimpin Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, Senin (11/8).

Baca Juga: Mengenal Tiga Satuan Baru TNI AD di Kodam Pattimura

Pada kesempatan tersebut Iwan menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan akan menempati jabatan sebagai Perwira Golongan VI.

Ia menekankan pentingnya mengerahkan kemampuan sebagai Perwira Infanteri di satuan masing-masing dan memelihara fisik yang prima untuk menunjang tugas-tugas kedepannya.

"Selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan ini. Saya berharap kalian dapat mengaplikasikan ilmu dan kemampuan yang telah diperoleh selama pendidikan untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme sebagai Perwira Infanteri di satuan masing-masing," kata Iwan dikutip keterangan resminya Penpussnif, Selasa (12/8).

Baca Juga: Lembaga Farmasi TNI Didorong Produksi Obat-obatan

Ia pun mengingatkan untuk jangan lupa selalu memelihara fisik yang prima dan meningkatkan kemampuan diri untuk menunjang tugas-tugas kedepannya.

"Dengan demikian, pendidikan ini diharapkan dapat membentuk para Perwira Infanteri yang profesional, tangguh, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya," tutup Iwan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.