Yudo Margono Serahkan Tongkat Kepemimpinan KSAL ke Laksamana TNI Muhammad Ali

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono resmi melepas jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan digantikan oleh Laksamana TNI Muhammad Ali.
Serah terima jabatan (sertijab) tersebut dilakukan di lapangan Trisila Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Kamis (29/12). Berdasarkan pantauan Indonesia Defense Magazine, acara tersebut dimulai pukul 08.35 WIB.
"Laporan resmi serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) saya terima," kata Yudo saat menerima laporan sertijab dari Ali usai penandatanganan berita acara sertijab KSAL.

Sebelumnya, Ali dilantik menjadi KSAL di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/12). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor 100 TNI tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Laut sekaligus menaikkan pangkat dari Laksamana Madya TNI menjadi Laksamana TNI.
Baca: Panglima TNI Yudo Terima Penyerahan Jabatan Pangkogabwilhan I
Dalam gelaran tersebut, Menteri Prabowo Subianto menjadi saksi pelantikan Ali sebagai KSAL yang menggantikan Yudo. Prabowo nampak berdiri di tengah bersama bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































