Yudo Margono Pamit dan Percaya Panglima TNI yang Baru Buat TNI Lebih Profesional dan Tangguh

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memohon pamit dari kepempimpinan dalam acara malam anugerah "Soedirman Award Tahun 2023" kepada satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin, (13/11).
"Malam ini kami juga mohon pamit pada seluruh hadirin karena tadi mungkin sudah disampaikan Ibu Ketua Komisi I untuk Panglima TNI yang baru dan Insya Allah dalam waktu dekat akan ada pelantikan Panglima TNI baru dan tentunya saya akan pensiun tanggal 26 November 2023 nanti," kata Yudo.
Baca Juga: Resmi, Komis I Setujui Jenderal Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI
Lanjutnya bahwa ia percaya ke depan di bawah kepemimpinan panglima yang baru TNI akan semakin profesional, modern, dan tangguh.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Jenderal TNI Agus Subiyanto, TNI akan semakin profesional, modern, dan tangguh," kata Yudo.
Yudo Margono akan pensiun pada 26 November 2023 mendatang atau saat ia tetap berusia 58 tahun. Hal ini merupakan batas usia mengabdi bagi prajurit TNI, menurut Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Baca Juga: Kolaborasi TNI AU-BRIN Dukung Kesuksesan Pembukaan Piala Dunia U-17

Sementara itu Komisi I DPR RI menunjuk Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono usai Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Calon Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dengan agenda Penyampaian Visi dan Misi Calon Panglima TNI, yang digelar di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023).
“Poin satu, menyetujui pemberhentian dengan hormat Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi atas dedikasinya. Poin kedua memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Calon Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI,” Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































