HANKAM

Yudo Jawab Soal Usulan Nama Bintang Tiga Pengganti KSAL

Yudo Jawab Soal Usulan Nama Bintang Tiga Pengganti KSAL
(IDM/Pramita Hendra)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, sedikit mengungkapkan mengenai posisi baru KSAL saat dirinya nanti dilantik menjadi Panglima TNI, menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Yang jelas angkatan laut dan bintang tiga," jawab Yudo kepada awak media di Jakarta, Jumat (2/12).

Namun, Yudo masih merahasiakan siapa kandidat perwira tinggi (Pati) TNI AL bintang tiga yang akan menggantikan dirinya. Ia beralasan, hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Nanti, menunggu perintah. Kalau diminta sarannya (oleh Jokowi), kita siapkan," kata Yudo.

Ditanya soal usulan nama dari Pati TNI AL bintang tiga yang paling mendekati untuk menjadi KSAL, Yudo hanya mengungkapkan sejauh ini belum menyiapkan sosok dari total sembilan orang Pati TNI AL yang berpangkat bintang tiga.

"Yang bintang tiga kan ada sembilan. Ya, nanti sesuai dengan permintaan presiden. Yang jelas angkatan laut bintang tiga," tuturnya.

Saat ini, kesembilan Pati TNI AL bintang tiga atau Laksamana Madya yang berpeluang menjadi KSAL, terdiri dari Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali dengan sisa usia pensiun lebih dari 24 bulan, Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Herru Kusmanto dengan sisa usia pensiun 16 bulan, dan juga Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono dengan sisa usia pensiun 14 bulan.

Baca: Calon Panglima TNI Yudo Akan Evaluasi Operasi Militer di Tiga Wilayah Ini

Kemudian, Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dengan sisa usia pensiun 13 bulan, Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian dengan sisa usia pensiun 11 bulan, Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dengan sisa usia pensiun delapan bulan, Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, Sekjen Wantannas Laksamana Madya TNI Harjo Susmoro, dan Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.