Yonmarhanlan II Laksanakan Merplug KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593

Jakarta, IDM - Prajurit Yonmarhanlan II Padang melaksanakan kegiatan merplug keberangkatan KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593 di Teluk Bayur, Padang, Sumatra Barat, Minggu (11/6).
Dikutip dari keterangan Pasmar 1, Senin (12/6), pelaksanaan kegiatan tersebut dalam rangka pelepasan peserta latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLIII 2023.
Baca Juga: Temukan Indikasi Musuh, Prajurit Marinir Laksanakan Patroli Penyelidikan
Sebelum merplug, seluruh peserta dan panitia yang terlibat dalam kegiatan Latsitardanus 2023 melaksanakan upacara pelepasan peserta d pelabuhan dermaga Pelindo.

Setelah upacara pelepasan peserta Latsitardanus 2023, seluruh prajurit Yonmarhanlan II dan Lantamal II terbagi menjadi dua pleton, yaitu satu pleton merplug melepas KRI Banjarmasin-592 dan satu pleton lainnya melepas KRI Banda Aceh-593.
Baca Juga: Tiga Pamen TNI AD Lulus Pendidikan Sesko Angkatan Darat AS dengan Predikat Cum Laude
Dilansir dari buku Tradisi TNI Angkatan Laut terbitan Dinas Perawatan Personel TNI AL 2020, merplug adalah istilah untuk kegiatan menerima atau melepas kapal perang di dermaga.
Merplug dilaksanakan bagi KRI yang sedang melaksanakan kegiatan operasi. Kegiatan ini menjadi sebuah tradisi angkatan laut di seluruh dunia dan merupakan penghormatan bagi kapal perang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































