Temukan Indikasi Musuh, Prajurit Marinir Laksanakan Patroli Penyelidikan

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Polisi (Yonpom) 1 Marinir melaksanakan serangkaian latihan patroli penyelidikan di daerah latihan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (11/6).
Kegiatan ini merupakan program pelaksanaan latihan satuan dasar 2023 yang merupakan patroli tertutup dengan tujuan melatih setiap prajurit mempunyai intelijen lebih matang.
Selain itu, agar prajurit dapat mengumpulkan berbagai informasi tentang kegiatan musuh, sehingga dapat dilaporkan kepada satuan atas untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Tiga Kapal Perang Rusia Singgah di Surabaya, Ternyata Ini Tujuannya
Teknik pengintaian sasaran dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana prajurit harus dapat menguasai situasi keadaan di lingkungan musuh dengan berbagai cover status prajurit tersebut sehingga para musuh tidak mencurigai serta dapat mengumpulkan data yang sebanyak-banyaknya.
Patroli sektor yang berfungsi untuk mengecek sektor-sektor pertahanan yang dimiliki musuh serta pembuatan laporan patroli agar prajurit mengetahui tugas masing-masing sebagai pasukan tempur yang siap ditugaskan kemanapun dan kapanpun

Teknik pengintaian sasaran dapat dilakukan dengan berbagai cara, yakni prajurit harus dapat menguasai situasi keadaan di lingkungan musuh dengan berbagai cover status prajurit tersebut sehingga para musuh tidak mencurigai serta dapat mengumpulkan data sebanyak-banyaknya.
Patroli sektor berfungsi untuk mengecek sektor-sektor pertahanan yang dimiliki musuh serta pembuatan laporan, agar prajurit mengetahui tugas masing-masing sebagai pasukan tempur yang siap ditugaskan.
Baca Juga: Pesawat Tempur F-16 US PACAF Mendarat di Pekanbaru, Ada Apa?
Lebih lanjut, Komandan Batalyon Batalyon Polisi Militer 1 Marinir (Danyonpom 1 Mar) Letkol Laut (PM) Triono Adi Susilo, menyampaikan kegiatan tersebut penting untuk melatih kemampuan personel.
"Sehingga para prajurit Yonpom 1 Marinir diharapkan selalu siap dan mampu melaksanakan tugas oleh komando atas dan juga sebagai bekal pada masa mendatang," ujarnya dikutip dari keterangan Pasmar 1.
"Tanpa latihan yang sungguh sungguh keberhasilan suatu penugasan tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































